Sebuah Pilihan dan Kehendak Tuhan

Sebuah Pilihan dan Kehendak Tuhan

"Kamu tidak akan bisa apa-apa!" kata-kata itu yang selalu kudengar dari orang-orang terdekatku. Aku selalu memikirkan hal itu hingga membuatku bingung, kesal pada diri sendiri dan marah. Aku merasa hidupku tidak berguna lagi dan rasanya aku tak berarti lagi sebagai manusia karena apapun yang aku lakukan selalu gagal dan mendapat cemooh dari orang-orang itu. Aku malu dan tersiksa, sekian lama rasa penyesalan akan diriku selalu menyelimutiku.

Dan pada suatu ketika, saat aku ke toko buku untuk membeli buku tentang cerita inspiratif, aku tak sengaja mendengar suara dari radio di toko itu. Yang menceritakan kisah sukses seorang pengusaha dari negara Taiwan, yang aku ingat saat ada seorang mahasiswa bertanya kepada pengusaha itu, "Bagaimana caranya supaya saya dapat sukses seperti anda, Pak?" 

Kemudian pengusaha itu menjawab, "Coba kau buka telapak tanganmu dan kau kepal erat-erat. Apakah semua garis tanganmu ikut tergenggam?" 

"Tidak, pak," Jawab mahasiswa itu.

"Nah begitulah juga dengan kekayaan, kesuksesan, kenyamanan semua berada dalam genggamanmu. Tapi yang tak dapat kau genggam/raih itu adalah kehendak, kepunyaan dan bagian Tuhan dalam hidupmu. Jadi andalkanlah Tuhan dalam hidupmu."

Saat mendengar hal itu aku merenung, aku lupa bahwa selama ini diriku sering mengeluh, lupa bersyukur dan lupa bahwa Tuhan mengasihiku dan selalu memberikan hal yang terbaik buatku. Dari situ aku mulai mendekatkan diri lebih sungguh kepada Tuhan dan pelan-pelan aku berusaha mengetahui dan mencoba mengasah talentaku di suatu bidang, hingga aku pun bisa berhasil dan menunjukan kepada semua orang bahwa setiap orang punya hak yang sama untuk berhasil, tapi yang mempunyai ketentuan dalam hidup kita adalah Tuhan.

Artikel Motivasi oleh Sina

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »