Selalu Kecewa

Selalu Kecewa

Aku merasa kecewa, terlebih lagi ketika orang-orang di sekitarku tidak pernah mau mengerti apa yang aku inginkan. Mereka lebih mementingkan kepentingan diri sendiri, tak jarang jika mereka kerap mengambil untung dariku. Seperti seorang penjahat yang hanya mengambil barang milik orang lain lalu lari. Semua itu membuatku kecewa berhari-hari, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.

Apakah Tuhan mengerti tentang semua keadaanku? Apakah Tuhan mengerti tentang kecewaku? Apakah Tuhan juga mengerti akan semua sakit yang aku rasa selama ini? Kemana Tuhan ketika semua masalah itu menghimpit kehidupanku? Aku hanya bisa mengeluh tanpa menyadri bahwa kemarin dan hari ini Dia selalu ada bersamaku. Aku terlalu sibuk dengan rasa kecekau tanpa menyadari kehadiran-Nya dalam hidupku.

Orang bilang bahwa kecewa akan sirna ketika aku mengucap syukur. Apakah itu benar? apakah kalian juga bisa dengan mudah melenyapkan rasa kecewa dengan hanya mengucap syukur? Yang aku tahu, rasa kecewa hanya bisa diusir ketika aku mampu untuk mengampuni dan menerima semua keadaan hidupku. Saat aku bisa mengampuni dan menerima keadaanku, disitulah ucapan syukur akan terbentuk dengan sendirinya.

Aku akan belajar untuk bisa mengampuni dan menerima kehidupan yang sudah Tuhan kehendaki untuk terjadi dalam hidupku. Aku memang kecewa namun aku akan berusaha untuk tidak memeliharanya. apakah kalian telah berhasil untuk mengusir rasa kecewa dalam hati? Jika telag berhasil, maka bersyukurlah. Akan tetapi jika belum, inilah saatnya untuk mengusirnya!

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »