Rasa Semangat Menginspirasi Kesuksesanku


Rasa Semangat Menginspirasi Kesuksesanku

Ketika duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), aku pernah berpikir untuk tidak dapat melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN), mengingat dengan semua keadaan keluarga yang kurang mengizinkan. Dari kelas satu sampai kelas tiga, pernah mendapatkan peringkat atau juara kelas, dimana ketika duduk di kelas dua dan tiga hanya mendapatkan peringkat lima karena persaingan yang ketat dimana sang juara dari kelas satu semuanya dikumpulkan dalam satu kelas unggulan yaitu kelas XI dan XII IPA plus.

Pada waktu itu aku merasa iri dengan teman-teman yang lainya karena mereka begitu santai untuk melanjutkan masa depan yang lebih baik, karena mereka berada dari kalangan yang berada jadi hanya berpatokan akan materi orang tua, tapi tekad hatiku bertolak belakang dengan mereka dan dari sinilah kita belajar untuk hidup mandiri sehingga tidak bergantung semuanya dengan materi dari orang tua, karena kalau kita sudah berumah tangga tidak akan mungkin kita akan bergantung kepada orang tua dimana harga diri kita terutama sebagai lelaki.

Seorang guru yang tidak pernah bisa aku lupakan dalam hidupku, beliau adalah bapak Aswardi yang mengajar mata pelajaran Sosiologi merangkap sebagai wakil satu Kepala Sekolah. Dari kelas satu sampai kelas tiga ada beasiswa dari pemerintah kabupaten beliau selalu memasukan namaku dengan siswa yang berprestasi, di sisi lain beliau juga menginspirasi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, seringkali beliau menasehati dan mengispirasi aku untuk tetap melanjutkan sekolah dan dari sinilah rasa semangat itu bangkit di dalam diriku. Karena semua itu ada jalan, jadi keadaan ekonomi bukanlah rintangan untuk tetap tidak bersekolah yang terpenting adalah kemauan kita.

Dan tidak terasa sekarang aku sudah menjadi seorang mahasiswa angkatan 2011 di Universitas Negeri Medan (Unimed) dan sekarang sedang menjalani semester yang ketujuh. Waktu tidak terasa begitu berlalu, dengan semua yang aku jalani terasa indah bila kita pandai mensyukuri dan ikhlas melaksanakan semuanya. Dengan tekad yang bulat dalam pikiran kita akan dapat kita raih impian kita. Jadi tidak ada yang namanya terhalang karena keadaan, karena Tuhan akan memberikan jalan yang terbaik apabila kita mau berusaha untuk mendapatkanya. Di kampus aku juga aktif untuk melaksanakan berbagai aktivitas dan organisasi dan dari sinilah kita berbagi dan bertukar pikiran satu sama lain, saling berkomuniksi, berbagi pengalaman serta merangkap sebagai sebuah keluarga. Ketika ada waktu kosong aku isi dengan kegitan tersebut sehingga waktu tidak terasa berjalan dengan kegiatan yang kita lakukan, karena orang yang menyia-nyiakan waktu adalah orang yang merugi dan ada pepatah yang mengatakan time is money yang artinya wakti itu adalah uang. Jadi janganlah kita membuang-buang waktu dengan sia-sia dan menfaatkanlah untuk sesuatu yang berguna.

Selain organisasi juga,aku hobi mengikuti lomba menulis artikel baik itu artikel bebas maupun artikel ilmiah, walaupun belum pernah menang dalam lomba tersebut, tapi itu tidak menyurutkan semangatku dan aku terus mencoba selagi kesempatan ada dan datang kepadaku, karena jika tidak kita mencoba, kita tidak akan tahu rasanya. Selain menulis artikel aku juga mengikuti Program Kreativitas mahasiswa (PKM) dimana pada waktu itu aku dan kawan-kawan membuat PKMW (wirausaha), tapi tidak menang dan saat ini kami juga membuat PKMP (penelitian) dalam proses. Sudah tiga tahun jalan yang keempat tahunya aku menjadi mahasiswa di Unimed, waktu itu tidak terasa karena diisi dengan sesuatu yang bermanfaat, karena semua yang kita lakukan itu tidak ada yang sia-sia.

Harapan saya adalah saya bisa menjadi sarjana yang lulus dengan nilai terbaik dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) yang diraih nantinya yaitu nilai terbaik dan dengan itu saya pastinya bisa membuat bangga kedua orang tua saya, apalagi ayah saya dimana beliau sekarang dalam keadaan sakit terindikasi penyakit paru-paru dan saya berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar beliau disembuhkan dan dengan prestasi yang aku raih nantinya bisa membuat hati beliau bangga dan senang.

Ajakan saya kepada yang membaca jangan pernah berhenti untuk terus berjuang, kobarkan semangatmu untuk meraih masa depanmu, karena tanpa perjuangan kita tidak akan mendapatkan apa-apa. Kejarlah keinginanmu dan raihlah masa depanmu untuk esok dan buatlah bangga orang tuamu.

Kisah Inspiratif oleh Sobhan Leo

Ikuti Lomba Menulis Kisah Inspiratif DI SINI

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »