Lebih Dulu Mengenalmu


Lebih Dulu Mengenalmu


Dear You,

Sudah bertahun-tahun kita tak bersua. Aku bahkan heran mengapa aku merindukanmu, menyukaimu dan memperdulikanmu hingga saat ini. Kita pun tak pernah bertemu atau berhubungan lagi melalui dunia maya sejak tahun lalu. Aku selalu berharap kamu menghubungiku terlebih dulu, tapi sepertinya kau lupa semua tentang aku, atau terlalu sibuk dengan duniamu? Bahkan untuk sekedar menanyakan kabar kepada sahabat masa lalumu ini. Sahabat yang selalu mendengarkan keluh-kesahmu, yang selalu memberimu berbagai macam kenangan.

Mengapa tak kau coba menghubungiku? Apa kau tak membutuhkan nasihat-nasihat itu lagi? Aku tak menyukai ketampananmu, kecerdasanmu, bahkan kekayaanmu, tapi aku hanya merindukan cerita cerita lucumu, canda yang membuat aku selalu tertawa. Sungguh, aku ingin sekali lagi melihat senyuman hangatmu itu. Mungkin aku terlalu lancang bila mengatakan hal ini kepadamu karena aku hanya temanmu. Meskipun sejak kita dekat, aku mengharapkan hal yang lebih. Yang mungkin tak pernah kau sangka. Karena aku selalu menutupi rasa sukaku yang kupendam bertahun-tahun.

Hatiku sakit? Iya, apalagi ketika aku selalu menutupi rasa sakit itu, bahkan pengalaman terpahit itu terjadi ketika kau mempunyai pacar baru yang kau idamkan sejak dulu. Bukankah aku yang lebih dulu kenal denganmu? Tapi mengapa kau memilih dia? Kapan lagi sorotan matamu bisa kulihat dan candamu itu bisa kutertawakan? Dulu aku menyayangimu, lebih dari sahabat tapi sekarang aku hanya bisa merindukanmu. Sebagai sahabat, sebagai seseorang yang paling lucu dan paling berkesan. Terima kasih pernah menjadi salah satu sahabat terbaikku. Terima kasih pernah membuat hariku lebih berwarna.

With Love,

NA

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »