Tak Butuh Alasan untuk Mencintai

Tak Butuh Alasan untuk Mencintai

Dear You,

Jujur saja aku tidak terlalu pandai dalam berkata-kata. Setiap kalimat dalam bicaraku pendek dan terkesan tidak jelas atau terkadang malah terkesan kasar. Tapi aku harap, setiap kalimat di surat ini dapat menjelaskan perasaanku terhadapmu dengan baik. Oh, andai kau tahu sudah berapa kali aku menghela nafas panjang hanya untuk menulis beberapa kata di atas.

Bagiku butuh puluhan alasan untuk membenci seseorang, tapi aku tidak butuh alasan apapun untuk mencintai seseorang. Termasuk apa yang terjadi sekarang. Aku tidak tahu mengapa aku berkata aku mencintaimu. Aku tidak punya alasan ketika setiap hari aku berusaha untuk melihat wajahmu walau dari jauh dan hanya untuk beberapa menit. Aku bahkan tidak habis pikir mengapa aku terus tersenyum ketika membayangkan saat kau menyapa dan memanggil namaku. Aku mencintaimu. Itulah yang aku rasakan, dan hanya itulah yang aku tahu.

Namun jika kau masih tetap bertanya-tanya mengapa aku mencintaimu, mungkin hanya ini yang bisa kukatakan: Karena pada kali pertama kita bertemu aku melihat ada sesuatu yang baik dalam dirimu. Sesuatu yang membuatku merasa tidak apa-apa jika aku menyerahkan hatiku pada laki-laki sepertimu. Sesuatu yang membuatku tenang ketika berada di sampingmu.

Mungkin ini terdengar egois, tapi aku ingin kau menjadi milikku. Karena kau tahu? Sakit rasanya jika kau mencintai apa yang tidak kau miliki. Aku ingin melihatmu lebih dekat dan lebih lama. Aku ingin kau memanggil namaku ketika aku meminta. Karena itu, kalau kau mau menerima perasaanku maka datanglah padaku dengan senyummu yang selalu kukagumi itu. Sekali lagi aku katakan, aku mencintaimu.

With Love,

AA

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »