Pencuri Hati

Pencuri Hati

Dear You,

Hallo, pa kau tak punya sopan santun? Masuk ke dalam pikiran serta hatiku seenak mungkin. Tak bisakah kau meminta izin dahulu padaku sebelum masuk?

Kau tahu? Kau sudah masuk ke dalam hatiku begitu dalam dan dengan  lihainya membuat hatiku geli dengan getaran-getaran yang aneh. Oke, ini cukup menggelikan. Hingga pandangan matamu membuatku ber-blushing ria. Tak bisakah kau tak membuatku aneh? Tapi, entah sejak kapan hatiku telah terikat denganmu, sungguh hatiku dan pikiranku hanya tertuju olehmu. Apa kau tahu apa yang kurasakan? Aku mencintaimu! Ini sungguh!

Maaf jika kau terganggu oleh perasaanku tapi hanya itu yang ingin kusampaikan. Bagaimanapun aku berterimah kasih padamu. Karena kau, aku merasakaan perasaan ini. Perasaan yang baru kualami.

Terima kasih, karena kau mau menghantarkan serta memperkenalkan perasaan asing untukku. Kau tahu? Setiap perbuataan harus disertai dengan tanggung jawab. Jadi, bisakah kau bertanggung jawab untuk hatiku. Jika memang itu sulit, cukup hentikan bayang-bayangmu dalam hatiku. Jadi, kumohon, STOP! Jangan masuk lebih dalam jika kau tak mau bertanggung jawab. Oke? I love you and you are my first love.

With Love,

Tara

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »