Mr. F


Mr F
Dear You,

Aku ingin menyampaikan perasaanku melalui surat ini, Aku menyukaimu, perasaan ini muncul ketika kau datang ke kantorku dan membantuku tanpa sengaja. Kau menolongku ketika aku kelimpungan mencari office boy untuk memperbaiki kabel yang konslet di ruangan kami tetapi kau tidak banyak bicara diam-diam kau membetulkannya, meskipun itu tidak kamu sengaja untuk membantuku (mungkin), saat itu yang aku pikirkan adalah apakah kau membantuku supaya aku tidak dimarahi kepala adminku? Jujur waktu itu aku ingin sekali mengucapkan terima kasih. Tapi mulut ini tak mampu berkata apa-apa tetapi hanya senyuman manis yang terpasang di wajahku sebagai simbol terima kasihku.

Mr F, aku bingung bagaimana cara mengungkapkan isi hatiku ini. Aku hanya seorang wanita yang menjaga martabat kewanitaan dan nama baik keluargaku, aku tahu diri di mana posisiku berada. Melalui akun jejaring sosialmu, aku mulai mengenalmu bahwa kau sebetulnya juga mencari seorang pendamping hidup, kau menyukai dia (wanita yang berada di foto jejaring sosialmu) yang kau sebut sebagai wanita idaman tetapi kau belum mendapatkannya, yang kau rasakan seperti perasaanku saat ini terhadapmu. Mulai saat itu aku memutuskan bahwa caraku mencintaimu adalah dengan cara mendoakanmu dengan ikhlas. Mendoakanmu supaya kamu di dekatkan dengan wanita idamanmu. Aku tidak ingin melihat kisahku ini kamu jalani. Aku akan tersenyum melihat kau bahagia dan kau tidak boleh tahu bahwa aku menyukaimu. Inilah cinta yang kurasakan, mengapa aku tidak ingin kau mengetahuinya karena aku tidak ingin kamu merasa kasian memandangku. Aku takut jika itu terjadi kenangan cinta yang kau tanamkan di hatiku bisa aku lupakan karena rasa kasianmu itu. Aku ingin melihatmu bahagia secara alami Mr F.

Mr F, peristiwa itu bukanlah pertemuan pertama kita. Peristiwa office boy itu satu tahun dari pertemuan kita. Awal pertemuan kita aku sudah jatuh cinta padamu meskipun tidak sedalam sekarang. Sampai pada akhirnya hatiku merasa senang ketika teman satu ruanganku bertanya padamu, "Apakah kamu telah memiliki pacar?" Kau menjawabnya belum. Tetapi aku tersadar ini adalah kebahagiaan semu. Aku tidak boleh membayangkanmu terlalu dalam.

Dengan mendoakanmu membuat hatiku merasa tenang dan beginilah yang dapat aku lakukan. Isi doaku selain kamu mendapat pasangan hidup sesuai dengan wanita idamanmu, aku berdoa semoga usaha yang kau jalankan saat ini semakin sukses amin. Doa ini akan berhenti ketika aku menemukan belahan jiwaku yang akan hidup bahagia di sisa umurku ini. Mr F, bahagialah untukku, tersenyumlah untukku, dan sukseslah untukku. Amin.

With Love,

NE

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »