Mama, Papa, Maafkan Aku


Mama, Papa, Maafkan Aku


Dear You,

Ma, Pa, maaf kalau selama ini aku belum bisa menjadi anak yang membanggakan. Maaf jika selama ini aku hanya bisa meminta namun belum bisa memberi. Maafkan aku jika selama ini banyak permintaanku yang membuatmu berat dalam menarik nafas. Maaf untuk tenaga yang selama ini terkuras habis untuk menghidupi serta memenuhi kebutuhanku. Aku tidak banyak meminta namun kalian selalu memberi.

Teruslah menjadi sosok terhebat dalam hidupku. Pengisi ruang-ruang terpenting dalam hatiku. Dan tetaplah berdiri kokoh. Karena hingga saat ini aku masih membutuhkan kalian. Aku masih rapuh. Aku masih sering terjatuh saat melangkah. Dan untuk itulah aku membutuhkan kalian untuk membantuku berdiri dan menuntunku melangkah lagi. Terima kasih atas semua dukungan, doa, dan kasih sayang yang tak pernah habis kalian berikan.

Sering sekali aku bercerita pada Tuhan tentang kalian. Dan aku menyelipkan banyak harapan dalam setiap ceritaku pada-Nya. Bahwa aku ingin kalian tetap ada di sisiku, menuntunku, terus berdoa untukku, dan terus berdiri tegak. Dan aku juga terus berharap dan berdoa bahwa aku bisa menjalankan peran sebagai anak sebelum waktu penyesalan datang. Terima kasih Ma, Pa. Anakmu ini akan selalu berusaha menjadi pelita yang kalian harapkan seperti saat aku terlahir dahulu. Aku tidak akan mengecewakan kalian. Walau aku tahu bahwa kekecewaan takkan pernah ada dalam kamus seorang ayah dan ibu kepada anaknya.

With Love,

AA

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »