Hai Kamu!

Hai Kamu!

Dear You,

Hai kamu! Apa kabar? Kuharap kamu baik-baik saja atas semua kesalahan yang kamu telah kamu kirimkan untukku.
 
Kau tahu kesalahan-kesalahanitu? Mulai dari kesalahan kecil pada mata itu. Ya, mata itu. Aku mengharapkan mata itu memberikan sedikit sinar istimewa kepada kusaat kau memandangiku. Namun, kau bahkan tak pernah melihatku, lebih-lebih memperhatikanku. Apakah aku terlalu terlihat jelek dan bodoh untukmu? Aku tahu, aku tahu mata itu lebih pantas apabila digunakan untuk memandangi cewek lain yang lebih cantik dan pintar dibandingaku. Itu membuatku sakit, kau tahu? Aku rasa kau tak tahu dan tak pernah ingin tahu.
 
Mulut itu. Mulut itu juga bahkan tidak pernah mengeluarkan kata yang aku harapkan. Ya, walaupun dunia tahu, kau pernah memberiku senyum yang bagiku sangat cemerlang. Kuberitahukan dunia akan hal ini, karena bagiku itu sangat penting. Dunia harus tahu itu. Namun apakah sebenarnya kau mengenalku, oleh sebab itu kau tersenyum padaku? Atau mungkin kau hanya ingin bersikap ramah karena kau tak mengenalku? Tunggu, tidak! Jangan jawab pertanyaan itu, karena aku tahu jawabanmu hanya akan menambah goresan luka di hati polos ini. Aku sudah sangat bahagia dengan senyuman itu walaupun aku tak tahu apa maksudnya, dan terima kasih untuk itu.
 
Satu hal lagi yang kamu harus mengerti, aku bangga mencintai orang sepertimu dan aku sudah tahu, bahkan aku mengerti bahwa cinta tak harus saling membalas. Itu tak menjadi masalah melihatmu dengan cewek lain. Karena aku bahagia kau bahagia. Akupun tak ingin mendengar jawabanmu atas pertanyaan yang aku lontarkan, aku hanya ingin kau tahu aku mengharpkanmu. Akume nyayangimu. Aku, aku mencintaimu.

With Love,

JZB

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »