Facebook Cinta

Facebook Cinta


Dear You,

Agung cinta yang bersemi dari labuhan sanubariku kepadamu, wahai Adindaku sayang. Apa gerangan detak jantung ini selalu berseru namamu dan mengenang rias indah rona pipimu yang memerah bak redup remang langit fajar yang menyingsih kerinduan hatiku, Sayang? Aku adalah pria, dan aku adalah pemilih cinta yang bukan sembarang cinta. Cintaku bukan obrolan semata atau gadungan tipu muslihat untuk mencapai makna birahi belaka. Kuharap kau kan memilihku menjadi pujangga cinta yang kan merayu ria kisah-kisah indah dalam rebahan pelukan kasih, cinta dan sayang.

Kamu tahu gak? Sejak pertama kita berjumpa, kupandang indah elok wajahmu di acara lomba puisi itu. Kulihat sejuk pandang bola matamu bak mentari pagi yang bersinar menerangi dunia. Senyummu simple menebar kerinduan dan kegembiraan hati yang melajang. Hahaha, lucu kuingat masa indah itu menerawangi imajinasiku untuk menjadi tempat peraduanmu kelak, wahai Dindaku. Sepulang lomba itu, aku dan Bang Pol mengikutimu sampai didepan rumahmu. Kulihat kauberbincang dengan tawa dan canda bersama teman-temanmu seakan dunia dipenuhi kegermelapan kelap-kelip cahaya para bintang. Ah, aku dan Bang Pol pun mengira usai sudah cerita pertemuan kita ketika itu, karena kutahu kuhanya pria lajang tak bernyali untuk berkenalan dengan dirimu, wahai wanita elok lagi rupawan.

Tak ayal dan tak disangka, si Mr.Takdir hadir untuk menyelami kisah cinta tentang kita, hei kamu wanita idamanku. Kita bertemu di laman Facebook, saling bertukar nomor handphone dan bercurhat. Ah, tak kusangka kita bertemu lagi setelah satu tahun kumenanti hanya untuk berkenalan, dan kini Facebook menjadi penengah tali silaturrahmi diantara kita. Kau tahu cinta, mulutku getir berkata sayang, lidahku kelu menyatakan love you, tapi tulisanku ini melambangi rasaku padamu bahwasanya “Aku Love U padamu n wanna U be My-Calon Istri”.

With Love,

ASB

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »