Berharap Hanya Mimpi

Berharap Hanya Mimpi

Dear You,

Kututup mataku kembali. Siapa tahu ini hanya sebuah mimpi. Kau datang di saat aku sedang sendiri. Kakiku bergetar begitupun jantungku berdebar-debar. Maaf, aku pergi begitu saja. Aku terlalu takut hanya untuk dekat denganmu.

Sepertinya keberuntungan sedang berpihak kepadaku. Kau, bertanya apakah aku mencintaimu ? Maaf, ini mengejutkanku. Kenapa kau tahu akan perasaanku? Aku mencintaimu. Dari awal aku menaruh kepercayaan kau akan menjadi milikku. Aku sangat bersyukur. Alasanku memilih hidup lebih lama adalah, karena menunggu cinta abadiku yaitu, kau.

With Love,

LP

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »