Bagaimana Kabarmu?

Bagaimana Kabarmu
Dear You,

Bagaimana kabarmu? Kamu baik-baik aja kan? Sehat kan? Semoga kamu selalu sehat ya, amin. Makan makanan yang bergizi dan teratur, jangan jajan sembarangan dan kebanyakan makan jajan sampe perutmu nggak kebagian nasi.

Mungin kamu heran, siapa aku dan kenapa secara tiba-tiba surat ini sampai di kamu. Layaknya kupu-kupu perasaan kasih ini juga bisa hinggap dimana saja. I didn’t chose you, my heart did it. Cinta itu bisa aja konyol kan? Satu sentuhannya mampu menumbuhkan bunga di seluruh taman, menyuburkannya hingga membuatnya banyak dijadikan perhatian.

Kita sebenarnya sudah saling tahu masing-masing (mungkin), apalagi kita sekolah di SMA yang sama. Meskipun tak pernah sekelas atau satu jurusan, namun aku tau betul kita sering berpapasan, di kantin, di parkiran atau di lorong-lorong kelas saat moving class. Apa mungkin kamu belum tahu aku sama sekali? Ya, nggak apa-apa karena aku memang bukan bunga SMA dan tipikal mencari ketenaran dengan sengaja.

Pertemuan terakhir kita terjadi di beberapa bulan terakhir tahun 2013, sebelum kamu meninggalkan kuliahmu di Jawa dan pergi ke Luar Jawa untuk kuliah di sana. Saat itu kita naik bus yang sama, dari kota perantauan yang sama dan akan menuju kampung halaman yang sama. Dinsaat itulah kamu banyak menyita perhatianku, hal itu terjadi begitu saja tanpa aku sadari. Kita sempat bertatap muka di pemberhentian pertama bus, dalam diam. Hal itu bukanlah sesuatu yang besar hingga akhirnya aku terus diingatkan akan sosokmu. Aku tidak bisa menghilangkan bayanganmu di momen itu, mulai dari kamu berpamitan dengan temanmu sebelum pergi hingga aku turun dari bis dan melihat sosokmu berlalu di dalam bis, meskipun aku tak bisa melihatnya tapi aku merasakannya.

Dari sekian kalimat yang aku utarakan ini, aku hanya ingin mengatakan bahwa aku memiliki perasaan layaknya seorang wanita pada seorang pria. Kasih ini kuutarakan apa adanya, tanpa ada hal yang melebih-lebihkan. Jika kau mau menjalin proses pendekatan jawablah, jika tidak jawablah, apabila kau ingin tahu aku lebih lanjut jawablah. Jawablah secara jujur, mungkin aku akan sulit menerima kemungkinan terburuk, namun setidaknya aku mencoba kan? Tapi percayalah aku akan menjalaninya sekuat mungkin.

With Love,

LA

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »