Tentang Papaku

Tentang Papaku

Dear You,

Hari ini aku menulis surat untuk-Mu untuk mengungkapkan apa yang menjadi permasalahanku. Aku tahu Tuhan, aku selalu mengeluh tentang hidupku ini terkadang juga selalu mengucap syukur bila apa yang kuinginkan terkabul itulah hidup manusia apabila keinginannya terkabul maka ia akan mengucap syukur pada-Mu. Tuhan, aku tahu tanpa kuungkapkan masalahku, Engkau sudah tahu terlebih dahulu karena Engkau sudah merancang hidup manusia terlebih dahulu.
 
Tuhan, saat ini aku mengeluh tentang papaku yang hidupnya sudah diselimuti dengan dosa. Ia hanya memikirkan harta dunia saja dia tidak pernah memikirkan apakah anaknya bahagia atau tidak. Dia hanya memikirkan bagaimana harta dunia ini berlimpah sehingga anaknya bahagia padahal harta tidak membuat orang bahagia.

Papaku tidak pernah mengucap syukur setiap apa yang dia dapatkan, dia tidak pernah meluangkan waktu untuk bersekutu dengan-Mu walaupun hanya beberapa menit saja. Yang dia pikirkan bagaimana harta ini banyak dan berlimpah. Aku sedih Tuhan kenapa papaku seperti itu. Aku mau Engkau mengubah hidupnya agar dia mengucap syukur dan dia mau pergi gereja. Aku mohon Tuhan, penuhi hati papaku agar dia berubah. Aku selalu berdoa untuknya Tuhan semoga natal ini papaku mau ke gereja untuk merayakan natal. Amin.

With Love,

NN

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »