Seribu Luka


Seribu Luka


Dear You,

Lelah langkahku menapaki hati penuh rindu, rindu sendu bercampur candu akan cumbumu.
Ribuan jarum menggores nadi-nadi cinta di mana dulu mengalir cinta kita, ya.. cinta kita.
Seperti rerumputan yang tumbuh hanya untuk puluhan kali injakan kaki-kaki manusia.
Itulah yang kini aku rasa tentang hatiku, hati yang pernah kau "injak" hingga mati.
 Kau bisa tertawa kini, puaskan hatimu dengan kemenangan yang kauadakan.
Haha, mungkin kauanggap aku gila namun sesungguhnya kaudendamku.
Seribu luka yang kupelihara kini, kelak akan kaurasa, ya.. kaurasa.
Hanya menunggu mati hatimu, mati pikirmu, mati cinta-cintamu.
Aku bukan Tuhan, ya itu benar, tapi aku penentu cintamu.
Sama seperti kautentukan cintaku, kau akhiri begitu.
Aku hanya mau kamu dalam seribu luka laluku.
Melihatmu meringis dalam tangis penuh luka.
Aku bahagia kala kau menderita duka.
Sama seperti kautumbuhkan dukaku.
Kau harus rasa itu, ya.. kau harus.
Seribu luka menantimu sayang.
Tunggulah luka itu di hatimu.
Dia akan datang kali ini.
Lalu menyayat hatimu.
Jangan lari sayang.
Hadapi lukamu.
Seribu luka.
Dariku.
Bye.

With Love,

LV

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »