Sahabat Terbaikku

Sahabat Terbaikku

Dear You,

Apakah kamu masih ingat pertama kali kita bertemu?  Ah, dulu kamu masih kalem banget. Kalau aku ajak ngomong pasti jawabannya selalu singkat. Kamu pasti tidak sadar kalau kamu adalah teman yang paling kusenangi, sejak kita masuk ke kelas baru. Waktu demi waktu, kau sedikit bersikap terbuka untukku. Beberapa bulan kemudian kita sudah bisa tertawa terbahak-bahak, bercanda, dan bermain apapun dengan riang gembira.
 
Saat hari di mana kau tidak masuk, aku selalu saja merasa kesepian di kelas. Karena tidak ada yang bisa kuajak tertawa. Hanya dirimu yang sangat-sangat bisa membuat hatiku senang, lega, dan lupa akan hal yang menyedihkan. Di saat aku jatuh sakit, pasti bisa langsung sembuh kalau bercanda atau gila-gilaan denganmu. Kumohon jangan pernah lupakan aku.

With Love,

AY

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »