Jika Aku Pergi

Jika Aku Pergi

Dear You,

Terima kasih sampai hari ini aku masih bernafas aku bersyukur Bapa atas hidup yang telah Kau beri walaupun seringkali aku hanya menjadi orang yang menyusahkan saja. Terima kasih juga Bapa hari ini mentari pagi terasa hangat menyentuh kulitku Bapa, terlebih lagi terimakasih Bapa atas segala nafas yang Kau berikan padaku. Aku merasakan hembusan nafas-Mu dari hidupku, aku sekarang tahu bagaimana Bapaku yang ada di sorga mencintaiku dengan cinta dan cara yang sempurna. Kini akupun tahu andaikan aku di panggil lagi ke pangkuan-Mu aku tak perlu kuatir siapa nanti yang bisa aku ajak bicara, aku ajak bercanda dan yang akan menangis bersamaku karena aku tahu itu Engkau Tuhan yang akan mendengar semua ceritaku, menggandeng tanganku dan tertawa lepas bersamaku dan mendekapku saat kumulai menangis tersedu-sedu. 

Aku tahu itu aku tidak kuatir lagi Bapa akan siapa yang akan menjagaku selama aku ada di dunia ini karena sampai detik ini hembusan nafas dari-Mu Bapa masih terasa hangat dalam dadaku hembusan kasih-Mu Bapa masih mendekap tubuh yang rapuh ini. 

Aku ada 3 permintaan Bapa selama aku masih bisa menggunakan tubuh ini. Yang pertama, aku ingin Engkau mendengar bahwa aku masih mencintai-Mu dan minta maaf karena sering mengecewakan hati-Mu. Yang kedua aku ingin membuat orang tua kakak dan seluruh orang yang terdekat denganku tersenyum karenaku Bapa aku juga ingin tak ada 1 orangpun yang akan menangisi kepergianku nanti Bapa karena saat aku pergi nanti aku ingin berkata pada mereka bahwa sekarang aku harus bertemu Dia yang harus kutemui karena aku sudah berjanji pada-Nya dan Dia sudah berjanji padaku bahwa Dia akan menyediakan tempat bagiku aku sangat ingin tahu bagaimana tempatku di sana dan Dia sudah berjanji akan tertawa bersamaku berjalan di taman dan duduk di bangku dekat air mancur dan Dia juga berjanji akan menangis dan saling berpelukan denganku aku ingin menagih janji manis-Nya itu aku yakin pasti pertemuaku dengan-Mu akan di warnai oleh air mata jadi tolong teguhkan hatiku agar tak ada tetesan air mata yang tertumpah di tengah-tengah pertemuan kita nanti.

Dan permintaanku yang ketiga Bapa, tolong jika aku terpanggil pulang dahulu buat mama dan papaku ajarkan mereka tersenyum Bapa kalau suatu saat nanti aku pergi kepada-Mu dan meninggalkan mereka karena aku yakin mereka akan menangis Bapa walau mereka sudah sadar kalau aku akan kembali pada-Mu tunjukan pada mereka jalan untuk menemuiku Bapa di sana tunjukan rumahku yang baru di sana agar mereka tak tersesat mencariku. Oh ya, aku lupa ingin menyampaikan jikalau waktu yang Kau tunjukan tuk aku pulang sudah tiba dan tubuhku yang fana ini aku tinggalkan aku ingin apa yang terbaik dari tubuh yang fana ini aku tinggalkan bagi mereka yang membutuhkan. Organ-organ dan berperang melawan kematiannya jadi jika jantungku yang akan didonorkan setidaknya jantungku masih berdetak walau aku tak bersamanya jika darahku yang didonorkan, setidaknya darahku masih mengalir bagi mereka yang mebutuhkannya. Sekian dulu ya Bapa jikalau aku masih di beri waktu lebih lama lagi aku akan menuliskan hal-hal yang menjadi kenginginan dan harapanku di dalam-Mu.

With Love,

YC

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »