Gue Cinta Luna

Gue Cinta Luna

Dear You, 

Gue cowok biasa. Cakep engga, tajir engga. Gue cuma ngerasa beruntung dan sempurna bisa dapetin Aluna. Luna selalu bikin sesuatu yang kadang di luar nalar gue sendiri. Otak gue berasa nggak di tempat kalau lagi sama dia. Imajinasi yang nggak tahu ujungnya dan nggak tahu arahnya berasa jadi keseharian gue yang autis. Entah itu bahagia, entah itu menyakitkan, dia tetap dia yang gue puja.

LUNA, itu pengakuan gue atas semua kegilaan gue. Dan lu harus tahu nggak akan pernah lu bisa lepas dari seluruh intitas kehidupan gue. Entah ada atau engga, semua tentang lu selalu jadi hal yang kritis buat gue cerna. Dan gue akhirnya terpuruk ketika harus nyaksiin lu direnggut oleh bumi tanpa bisa melawan.
 
GUE DIAM, tapi jiwa gue berasa ikut lepas.
 
LUNAAA!! Gue sakit!
 
Dan sekarang, bongkahan tubuh yang bikin gue bertahan. Bikin gue tahu apa yang lu mau Na. Gue yakin lu nggak bakal tega ninggalin gue sendiri. Gue yakin lu bakal kirim bintang-bintang lu dalam sebentuk Vega. Vega yang teramat anggun nemenin gue ngejaga kenangan gue sama lu.

Gue kuat sekarang, nggak pernah terpikirkan sedikitpun dalam hidup gue bakal nemuin rusuk yang teramat kuat dari dua hal yang berbeda. Tatapan mata lu, lenguhan nafas lu, tajam kata-kata lu, ada semua di dalam Vega.
 
Gue nggak pernah ngerasa bahagia ketika gue harus deket sama Vega. Tapi gue bahagia ketika gue bisa ngerasain jiwanya. Karena cuma dia jiwa yang gue rasa bisa menghimpit semua kenangan yang kita lalui selama gue jadi pemuja lu.
 
Dan sekarang nggak akan pernah gue lengah, nggak akan pernah gue menyerah dengan kelumpuhan gue tanpa lu. Karena gue punya tongkat penopang sekarang. Bulan, bunga hitam, bukit pelangi, bintang dan semua keindahan itu selalu abadi dalam kisah dan titian gue. Dan gue, nggak akan berhenti jadi Lanna. Karena Lanna tempat perhentian “jiwa”.
 
GUE CINTA LUNA 

With Love,

LANNA

***

Surat cinta ini ditujuin buat Aluna Khansaa Rahmadhita, panggil aja Luna. Dia udah berpulang kepada Tuhan. Surat ini ditulis sama Lanna, kekasih Luna semasa hidup, yang masih setia memuja Luna. Walapun sekarang si Lanna udah nemuin tambatan hati baru, yaitu Vega. Cewek yang dianggapnya punya jiwa yang hampir sama kaya Luna. Satu-satunya cewek yang bisa ngobatin kangennya sama sosok Luna. Ya seperti itulah kira-kira.

Dikirim oleh : GMC


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »