Antara Aku, Kau dan Takdir

Antara Aku, Kau dan Takdir

Dear You, 

Pertemuan kita bukankah tanpa kesengajaan. Ketika acara malam itu kau sengaja datang hanya sekedar untuk menyapaku. Di sela-sela acara itu sempat kita membahas kisah yang lalu. Kau masih saja seperti dulu, membuatku tersipu malu.

Setelah malam itu aku terus saja memikirkan perkataanmu yang mengajakku untuk kembali. Kembali untuk bersamamu. Tapi  dengan sikap angkuhku aku masih saja menolakmu. Hanya karena kesalahpahaman yang terjadi dahulu aku terus-menerus menghindarimu.

Aku ingat sebelum malam itu, kau tak pernah menyerah hampir setiap hari kau mendatangiku hanya sekedar ingin melihat wajahku dan membuatku tersenyum. Sampai sekarang kau masih sendiri, dan tentunya kau tahu tanpa aku  mengatakan padamu aku pun  masih sendiri. Karena dalam hati kecilku masih ada kamu. Entah apa yang terjadi padamu, kini kau tak lagi ada, aku tak dapat melihatmu, aku tak dapat mencium wangi parfummu. Apakah ini pertanda kau telah lelah mengejarku?

Tujuh tahun sudah kita tak berjumpa sejak malam itu, hariku terasa beda. Yang biasanya setiap hari kau menggangguku, membuatku tertawa renyah, kini tak ada lagi pemandangan seperti itu. Aku terus-menerus memikirkanmu, apakah ini karma dari Tuhan untukku atas keangkuhanku.

Aku duduk di bawah pohon di atas bukit itu, tempat di mana kita pertama kali berjumpa ketika kita sama-sama masih duduk di bangku SMA. Apakah kamu tahu setiap hari aku ke sana karena ingin mengingat awal perjumpaan kita yang begitu konyol.

Aku ingin tahu, apakah saat ini kau masih mengingatku, mengingat namaku di dalam hatimu? Apakah saat ini kamu masih tetap sendiri, seperti diriku yang masih menunggumu, dengan mempertahankan kesendirianku. Apakah suatu saat nanti kau akan mengunjungi tempat itu lagi, hanya untuk sekedar mengingatku. Aku berharap suatu saat nanti takdir akan mempertemukan kita kembali, dan aku… aku akan mengatakan hal yang dahulu ingin kau dengar dari mulutku. Aku mencintaimu.

With Love,

MY

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »