Aku Dulu Ditinggalkan

Aku Dulu Ditinggalkan

Dear You,

Aku sempat tersenyum dan bahagia, ketika kumendapat kabar darimu yang sudah bertahun-tahun meninggalkanku. Suaramu menyejukan kalbu kerinduanku, rasanya kuingin waktu bisa diulang kembali, mendengar sapaanmu membuatku merasakan ada dalam dekapanmu.

Tapi kini aku hanya bisa kembali diam dan termenung, akupun bertanya, apakah waktu yang berlalu beberapa hari lalu adalah mimpi bagiku? Sapaan hangatmu hanya topeng yang engkau pakai untuk melukai kembali luka yang pernah kau goreskan.

Mama, setiap saat yang ada dalam doaku adalah mengampunimu dan melupakan goresan luka di hatiku, aku selalu ingin belajar mengatakan, “I love you mom“ ketika waktu itu tiba dan akupun mulai bisa mengatakannya padamu. Kenap dan kenapa ma? Kenapa mama tega mengulang kisah lama, mengecewakanku lagi, membohongiku lagi, melukaiku lagi, kenapa ma?
 
Apa yang mama minta saat itupun kuberikan, nominal uang yang besar kuusahakan untukmu, untukku apalah arti nominal uang jika dibandingkan dengan cintamu, tapi itu tidak denganmu, kau menyakitiku hanya dengan nominal uang. Hanya itukah artiku untukmu mam?

Aku kecewa dengan sikapmu, sekalipun saat ini jujur aku ingin teriak dan mengatakan, “I hate you mom“ tapi aku berusaha untuk tetap mencintaimu. Terima kasih mam, untuk luka ini, untuk mimpi ini, untuk kekecewaan ini. Aku akan tetap belajar mencintaimu mam.

With Love,

TN

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »